Skip to content
← Back to job listings

Consultancy Needed - Sumur Bor

SCI Career Site · Indonesia

Imported listingfull-timeabout 9 hours ago

About The Role

Latar Belakang

Akses sanitasi yang layak merupakan salah satu dasar inti dari masyarakat sehat. Sanitasi yang baik merupakan elemen penting yang menunjang kesehatan manusia. Sanitasi berhubungan dengan lingkungan yang mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat. Buruknya kondisi sanitasi akan berdampak negative dibanyak aspek kehidupan. Mulai dari turunnya kualitas lingkungan hidup, masyarakat, tercemarnya sumber air minum bagi masyarakat, meningkatnya jumlah kejadian diare dan munculnya banyak penyakit. Berdasarkan laporan Profil Kesehatan Kabupaten Ketapang, Propinsi Kalimantan Barat pada tahun 2024 oleh DinKes Kabupaten Ketapang menyatakan bahwa cakupan rata-rata di Kabupaten Ketapang tahun 2024 Kepala Keluarga (KK) dengan akses terhadap fasilitas sanitasi layak sebesar 78,4% (123.480 KK) dengan persentase KK dengan akses terhadap fasilitas sanitasi yang aman (jamban sehat) adalah 0,5% meningkat dari tahun 2023 dengan akses terhadap fasilitas sanitasi layak sebesar 72,9% (101.885 KK) dengan akses terhadap fasilitas sanitasi yang aman

(jamban sehat) adalah 0,4%. Dan kondisi fasilitas sanitasi disekolah di kabupaten Ketapang masih banyak yang kondisinya kurang layak.

Cargill bersama Save The Children Indonesia mengimplementasikan program Resilience: Youth-led Household Economic Empowerment and Sustainable Sanitation pada tematik WASH (Water Sanitation and Hygiene) dengan pendekatan STBM atau Sanitasi Total Berbasis Masyarakat.

STBM merupakan pendekatan untuk mengubah perilaku higiene dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan. Terdapat lima pilar STBM yang digunakan untuk menilai perilaku sehat dan higienis: (1) Stop BABS, (2) Cuci Tangan Pakai Sabun, (3) Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga, (4) Pengamanan Sampah Rumah tangga, dan (5) Pengamanan Limbah Cair Keluarga.

Ketersediaan akses air bersih yang memenuhi baku mutu lingkungan (BML) untuk keperluan higienitas domestik rumah tangga juga masih minim. Akses listrik PLN di semua desa target yang akan dibangun sarana penyediaan air bersih juga belum tersedia.

II. Maksud dan Tujuan

Kegiatan ini bertujuan untuk pemenuhan kebutuhan air bersih di 5 dusun yang tersebar di 5 desa dampingan dari sumber air berupa sumur bor. Total sumur bor yang akan dibangun adalah 5 unit dengan 6 inchi.

Semua sumur bor ini berada di lokasi yang tidak ada akses listrik PLN sehingga akan direncanakan menggunakan pompa air tenaga surya. Khususnya pada sumur bor yg akan dibangun di desa Air Tarap dan Pakit Selaba sudah final akan dipasangi dengan pompa air tenaga surya bersistem hibrid dan juga dilengkapi dengan filter air skala komunal. Sumur bor di desa Jambi akan dipasang pompa air tenaga surya atau pompa air dengan tenaga listrik genset.

III. Target dan Lokasi

Semua lokasi berada di kabupaten Ketapang, yaitu

  • Sumur Bor diameter 6 inchi = 4 titik (unit)
  • Dusun Pangkalan Padang, di desa Air Tarap, Kecamatan Kendawangan
  • Dusun Pakit Selaba, desa Pakit Selaba, Manis Mata.
  • Dusun , desa Jambi, Kec. Manis Mata
  • Dusun Air Berbarsi, desa Danau Bunta kecamatan Kendawangan

IV. Output dan Dampak

Output atau keluaran langsung yang diharapkan adalah

  • Sudah dilakukan test geolistrik sebanyak 4 titik (tiap 1 lokasi adalah 2 titik) agar mendapa pendugaan lapisan bawah tanah yg tersedia air bersih dengan debit cukup.
  • Terbangunnya 4 unit sumur bor diameter 6 inchi dengan masing-masing berdebit lebih dari 1,5 liter/detik (kedalaman estimasi 30 – 60 meter) sesuai dengan hasil geolistrik.

V. Key Responsibelity

Kegiatan, mekanisme, dan spesifikasi teknis yang dilakukan adalah sebagai berikut

Menyediakan peralatan dan tenaga dalam melakukan pembuatan sumur bor dengan tanggung jawab di bawah ini

A. Uji Geolistrik sebanyak 2 titik per calon lokasi sumur bor diameter 6 inchi. Perlokasi target 2 titik pada 4 lokasi sebelum melakukan pengeboran sumur menentukan titik geo listrik yang lebih baik.

B. Pengeboran 1 titik sumur bor casing pipa PVC AW diameter 6 inchi pada masing -masing lokasi. Pengeboran sumur bor dilakukan dengan kriteria sebagai berikut ini:

  • Diameter reaming lubang sumur bor adalah 8 – 10 inchi.
  • Diameter casing sumur bor adalah 6 inchi dengan menggunakan pipa PVC Tipe AW, ujung paling dasar casing ini ditutup dengan DOP.
  • Bagian bawah casing sumur bor sepanjang 4 – 6 meter adalah merupakan screen dengan metode dibor atau diberi lubang untuk penyaring akhir sumber air, (jika dibutuhkan)
  • Struktur sumur bor adalah standar dengan pemberian gravel pack pada bagian luar casing (dari dasar sumur hingga ketinggian 10 – 15 meter).(Jika dibutuhkan).
  • Struktur sumur bor di atas gravel pack diberi lapisan grouting berupa adukan cor beton atau tanah lempung. Lapisan ini dipasang setelah gravel pack hingga pada permukaan atas tanah. (untuk menahan supaya air permukaan dan limbah cair di atas tanah tidak masuk ke dalam sumber air).
  • Pengecoran pelat beton berdimensi 100 cm x 100 cm, tebal 12 Cm. Titik sumur bor beradapada bagian titik tengahnya. Untuk menahan casing sumur bor dan juga untuk lantai kerja.
  • Pelaksanaan pengujian kuantitas sumur bor dengan cara pumping test selama 1 x 24 jam penuh tanpa jeda. Debit yang dicapai minimal harus 2 liter perdetik di musim penghujan, dan 1,5 liter perdetik di musim puncak kemarau.
  • Mesin pompa minimal 0,75 HP / ¾ PK (550 watt) hingga 1 HP/1 PK (750 watt)
  • Kontrak pembangunan sumur bor terbatas pada kedalaman sumur bor maksimal 60 meter dan berbasis pada debit dan kualitas air. (Debit air seperti poin nomor 7, dan kualitas air minimal tidak mengandung racun, zat kimia/logam berat berbahaya). Merujuk pada standar Baku Mutu Lingkungan pemerintah RI terkait sumber air baku untuk kebutuhan domestik rumah tangga.
  • VI. Waktu (Jadwal Kegiatan) dan Lokasi Kegiatan (Tentative sesuai dengan proses admisntarsi dan kontrak)
  • Mulai dilakukan pengujian geolistrik minggu ke-1 bulan Oktober sumur bor semua sudah selesai pada akhir bulan 31 November 2026.

Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan

  • Minggu Pertama Oktober 2026:
  1. Persiapan dan Mobilisasi Alat dusun Pangkal Padang, desa Air Tarap, Kec. Kendawangan
  2. Survei Geolistrik di 5 lokasi masing masing 2 titik.
  • Minggu 1 hingga minggu 2 pada Bulan Oktober 2026
  1. Mulai pengeboran sumur diameter 6 inchi di dusun Pangkalan padang, desa Air Tarap, Air Berbaris Desa Danau Bunta Kec.Kendawangan, desa Dusun Patimangan, desa Air Hitam Kecamatan Singkup
  2. Pengujian debit air sumur bor poin 1
  • Minggu 3 hingga minggu 4 bulan pada Oktober 2026
  • Mulai hingga selesai pengeboran sumur diameter 6 inchi di dusun Parkit Selaba, desa Parkit Selaba, Kecamatan Manis Mata.
  • Pengujian debit air sumur bor poin 1
  • Akhir November 2026

Serah terima akhir dan peresmian.

Pendidkan

  • 1, Minimal SMK atau sederajat
  • Pengalaman yang dibutuhkan
  • Survey lokasi dan identifikasi sumber air
  • Melakukan survei kebutuhan air masyarakat.
  • Menentukan lokasi yang potensial untuk pengeboran.
  • Berkoordinasi dengan pemerintah desa, Puskesmas, dan masyarakat.

Pengalaman pengeboran sumur

  • Memahami proses pengeboran sampai kedalaman yang ditargetkan.
  • Pengalaman menggunakan atau mengawasi mesin drilling.
  • Memahami kondisi tanah dan batuan selama proses pengeboran.

Casing dan konstruksi sumur

  • Pemasangan casing/pipa pelindung.
  • Pemasangan screen/filter pada lapisan akuifer.
  • Gravel packing dan sealing untuk mencegah kontaminasi.

Pengembangan dan pembersihan sumur

  • Well development/airlifting.
  • Pembersihan sumur setelah pengeboran.
  • Memastikan air yang keluar cukup jernih sebelum digunakan.

Uji debit dan kualitas air

  • Melakukan pump test/yield test untuk mengetahui kapasitas sumur.
  • Pengambilan sampel dan pemeriksaan kualitas air.
  • Memastikan parameter dasar seperti pH, TDS, kekeruhan, dan parameter mikrobiologi memenuhi standar yang berlaku.

Instalasi pompa dan sistem distribusi

  • Pemasangan pompa submersible atau pompa lainnya.
  • Instalasi pipa, tandon, kran, dan jaringan distribusi.
  • Penggunaan tenaga listrik/solar system jika diperlukan.

Supervisi pekerjaan kontraktor

  • Memeriksa kesesuaian pekerjaan dengan BoQ, gambar, spesifikasi teknis, dan SOW.
  • Monitoring kualitas material dan progres pekerjaan.
  • Dokumentasi proses dari awal pengeboran sampai sumur berfungsi.

Community engagement

  • Melibatkan masyarakat dalam menentukan lokasi dan penggunaan sumur.
  • Pembentukan/penguatan kelompok pengelola air.
  • Pelatihan operasi dan pemeliharaan sumur.

This is an external listing. JobSpring does not represent or verify the employer. Report this listing